Kades Dan Warga Desa Bongas Gotong Royong Bangun Jembatan

Kades dan warga Bongas foto bersama. Foto oleh Andi Hakim.

 

Kades gotong royong bersama warga mengangkat besi bekas jembatan untuk dibawa ke lokasi pembangunan jembatan. Foto oleh Andi Hakim

 

Salah satu tugas dan fungsi Kepala Desa dalam desanya adalah untuk memprogramkan  pembangunan dan melayani masyarakat untuk membangun desanya itu sendiri.

Seperti  yang dilakukan oleh Kepala Desa Bongas, Ali Imron bersama warga melakukan gotong-royong untuk membangun jembatan pertanian. Pembangunan jembatan ini dilakukan bertujuan agar warga bisa lancar menuju ke lahan pertaniannya,  Karena selama ini warga selalu kesulitan jika musim hujan dan sungai sedang banjir. Diharapkan dengan adanya jembatan ini kedepan mampu memudahkan masyarakat melakukan aktivitas untuk meningkatkan perekonomiannya.

Kades gotong royong bersama warga mengangkat besi bekas jembatan untuk dibawa ke lokasi pembangunan jembaatn. Foto oleh Andi Hakim.

Dengan memanfaatkan besi bekas jembatan sungai bawahan yang terletak di dusun Kalilingseng desa Cikadu yang terlebih dahulu sudah meminta ijin kepada Dinas terkait atas persetujuan Bupati Pemalang, pada hari Selasa (30/1) Kades bersama warga bergotong-royong memindahkan besi tersebut ke lokasi pembangunan jembatan di dusun bantarsari desa Bongas.

Warga gotong royong mengangkat besi jembatan ke lokasi pembangunan jembatan. Foto oleh Andi Hakim

Warga sangat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut dan berterimakasih kepada pemerintah desa Bongas yang sudah mengabulkan keinginan warga selama ini.

“Ini bukti nyata semangat kegotong-royongan warga desa Bongas, berpuluh-puluh tahun lamanya mendambakan sebuah jembatan pertanian di wilayah Bantarsari tepatnya di sungai Bongas atas, dan Insya Allah dalam waktu dekat jembatan tersebut dapat terwujud. pembiayaan akan dilakukan secara swadaya dan diperkuat pemerintah desa Bongas.”  Tutur Ali Imron, Kades Bongas.

 

PAGELARAN BUDAYA dan PAMERAN PRODUK UNGGULAN, SENAM MASAL dan LOMBA SENAM MAUMERE SE-KECAMATAN WATUKUMPUL

WATUKUMPUL – Berkaitan dengan Tema Hari Jadi Kabupaten Pemalang Ke-443 Tahun 2018 yakni ” Dengan Kerja Bersama Kita Membangun Pemalang ”. Kecamatan Watukumpul mengadakan Pagelaran Budaya dan Pameran Produk Unggulan, Senam Masal dan Lomba Senam Maumere yang diadakan pada hari senin dan selasa (29-30/01). Yang diikuti oleh seluruh Desa Se-Kecamatan Watukumpul salah satunya adalah Desa Bongas. Acara dibuka oleh Camat Watukumpul dan dihadiri oleh Irna Setiawati selaku Ketua PKK Kabupaten Pemalang.

Stand Desa Bongas
Stand Desa Bongas dalam Pagelaran Budaya dan Pameran Produk Unggulan Se-Kecamatan Watukumpul. foto by bastian

Desa Bongas ikut serta dalam Pagelaran Budaya dan Pameran Produk Unggulan yang diadakan pada hari senin (29/01), menyajikan nasi jagung sebagai produk unggulan dari desa.  nasi jagung sudah jarang di temukan di masyarakat, Maka dari itu Desa Bongas melalui Pagelaran Budaya dan Pameran Produk Unggulan Se-Kecamatan Watukumpul ingin mengangkat kembali nasi jagung agar keberadaanya tidak hilang di masyarakat. Nasi jagung akan terasa lebih enak bila di santap bersama dengan ikan asin dan urab ditambah dengan sambal.

penampilan mahasiswa KKN UNSOED yang mewakili Desa Bongas dalam lomba senam maumere. foto bastian

Desa bongas juga mengikuti Senam Masal dan Lomba Senam Maumere yang diadakan pada hari selasa (30/01). Desa bongas yang diwakili oleh mahasiswa KKN dari UNSOED mengikuti Senam Masal dan Lomba Senam Maumere di lapangan Desa Watukumpul. Acara berlangsung sangat meriah meski diguyur hujan.

Mahasiswa KKN UNSOED Adakan Sosialisasi Budidaya Azolla Di Balai Desa Bongas

Pemateri sedang menyampaikan materi Soialisasi Bididaya Azolla. Foto oleh Andi Hakim
Pemateri sedang menyampaikan materi Soialisasi Budidaya Azolla. Foto oleh Andi Hakim

 

Kepala Desa Bongas Ali Imron menyambut baik acara Sosialisasi Budidaya Azolla yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UNSOED. Foto oleh Andi Hakim
Kepala Desa Bongas Ali Imron menyambut baik acara Sosialisasi Budidaya Azolla yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UNSOED. Foto oleh Andi Hakim

Warga Bongas mengikuti Sosialisasi Budidaya Azolla yang diadakan oleh Mahasiswa KKN UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman) di Balai Desa Bongas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu (28/01), dibuka oleh Ali Imron selaku Kepala Desa Bongas dan dilanjutkan oleh M Rizky Oktavianto selaku Koordinator Mahasiswa KKN desa Bongas dan pemateri pada kegiatan tersebut.

“Bila masyarakat mau membudidayakan Azolla, akan sangat membantu dan meringankan dalam hal konsumsi ternak baik unggas atau hewan lainnya seperti sapi, kerbau karena proses tanam dan perkembangbiakan yang sangat cepat hanya butuh waktu 20 hari sudah bisa dipanen, dan pembibitan benih cukup 1 kali karena seterusnya bisa dikembangbiakan.” tutur Ali Imron, Kades Bongas.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.30 WIB di ruang aula Balai Desa Bongas. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim KKN UNSOED sebagai pemateri dan warga Bongas sebagai peserta. Peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat Azolla dan bagaimana cara membudidayakannya. Acara tersebut diikuti oleh warga Bongas sebanyak 62 orang dan berlangsung dalam suasana santai serta diskusi hangat antara peserta dengan rekan-rekan mahasiswa KKN UNSOED. Dalam sambutanya Kepala Desa Bongas menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut dan berharap warga Bongas bisa menerapkan apa yang disampaikan oleh rekan-rekan mahasiswa KKN UNSOED.

Tanaman Azolla sendiri memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya sebagai pakan ternak (ayam, bebek, entog, kambing, sapi, dsb), pupuk hijau, serta tanaman hias. Tanaman Azolla memiliki potensi yang sangat besar dikarenakan modalnya yang cukup murah, dan cara budidayanya yang mudah. Sehingga Tanaman Azolla cocok untuk di budidayakan untuk keperluan rumahan. Selain itu Tanaman Azolla juga memiliki potensi besar sebagai Tanaman Hias, terlebih di daerah perkotaan sudah banyak yang menggunakannya dalam jumlah banyak sebagai hiasan. Karena itu Tanaman Azolla memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan perekonomian, dan memenuhi kebutuhan ternak para warga.” ujar M Rizky.

Admin Desa mengikuti Pelatihan Optimalisasi Website Desa Se-Kecamatan Watukumpul

Pelatihan Optimalisasi Website Desa
Pelatihan Optimalisasi Website Desa
Para Peserta Pelatihan Optimalisasi Website Desa sedang memperhatikan materi yang disampaikan oleh tim PUSPINDES. Foto oleh Untung Prayitno

Desa Bongas yang di wakili oleh Bastian selaku Admin Desa mengikuti Pelatihan Optimalisasi Website Desa di Kecamatan Watukumpul. Pelatihan ini dijadwalkan diikuti oleh 11 desa dari Kecamatan Watukumpul, adapun yang hadir dalam acara tersebut 9 desa, antara lain desa :

  1. Majalangu
  2. Tambi
  3. Watukumpul
  4. Bongas
  5. Bodas
  6. Wisnu
  7. Pegelaran
  8. Tlagasana
  9. Cikadu

Adapun Desa yang tidak dapat hadir di kegiatan tersebut yaitu Desa Gapura dan Desa Cawet.

Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Kamis (25/01), dibuka oleh Siti Warkiyah selaku Kasi PMD Kecamatan Watukumpul dan dilanjutkan oleh Indarto perwakilan dari DINPERMASDES. Pelatihan tersebut dihadiri oleh tim dari PUSPINDES Kabupaten Pemalang sebagai tutor tentang cara penulisan artikel berita yang baik dan benar.

Pelatihan Optimalisasi Website Desa ini sebagai tindak lanjut atas himbauan Gubernur Jawa Tengah agar seluruh Desa mempunyai Website dan aktif menyampaikan informasi melalui Website.” Tutur Indarto, DINPERMASDES Kabupaten Pemalang.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.30 WIB di ruang Sekretariat PKK Kecamatan Watukumpul. Peserta dilatih untuk menulis artikel berita yang baik dan benar mulai dari menghimpun poin-poin penting terlebih dahulu hingga merangkai kalimat. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini meski terdapat kendala diawal yang disebabkan susahnya jaringan intenet di tempat pelatihan.

Dengan adanya Website Desa yang bertujuan untuk sarana penyampaian informasi yang ada di desa kepada masyarakat. Website desa juga dapat digunakan sebagai media promosi potensi yang ada di desa tersebut.” ujar Bowo  dari tim PUSPINDES.

 

 

Penetapan Sidekem dan Website Desa

1 orang KPMD Bongas dan 14 orang Perangkat Desa dari Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang mengikuti kegiatan pemantapan SIDEKEM (Sistem Informasi Desa dan Kawasan Pemalang) dan website  desa yang berlansung selama dua hari, Rabu dan Kamis, 23 dan 24 Nopember 2016 bertempat di Puspindes ,Jl. Gatot Subroto Pemalang .

Materi pada hari pertama  para peserta  diajarkan cara input    data penduduk,  data  awal yang digunakan menggunakan data dari DISDUK CAPIL (Dinas Kependudun dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pemalang).  Data dari  tersebut masih harus diedit agar siap diinput ke SIDEKEM. Pada hari kedua peserta diajarkan tentang mengisi dan mengedit website, mulai edit halaman  sampai memposting berita.